![]() |
| Hanging on a tree |
Simplenya bergantung pada Tuhan berarti menyerahkan hidup kita keseluruhan kepada Tuhan, mempercayai kehidupan kita pada Tuhan.
Simple sebagai teori, sulit untuk di aplikasikan. Berapa orang yang rela melakukan apa saja demi sebuah pekerjaan atau jabatan? Melupakan kasih dalam perjalanannya didalam pekerjaan atau mengejar jabatan. Why? Karena kita berpikir, bahwa pekerjaan tersebut atau jabatan tersebut akan menjamin hidup kita bahagia. Bahagia tidak sama dengan punya banyak uang loh...atau mungkin rela "menyikut" teman agar bisa bertahan disebuah perusahaan dengan dalih sebagai sumber penghasilan. Kita kadang sangat bergantung pada mata pencarian kita dibanding kepada Tuhan. Kita melupakan bahwa segala sesuatunya adalah anugerah. A gift. We don't have the right to earn it, but yet it was given to us by His love and grace.
Kita juga melupakan bahwa sumber segala sumber adalah Tuhan. Pekerjaan yang kita punya saat ini, apakah itu karena kehebatan kita? Nope...karena kasih karunia Tuhanlah kita bisa ada di situ. Pernah lihat anak kecil yang memegang mainan? Apakah mainan itu adalah hasil usahanya sendiri? Pasti orang tuanya yang bekerja dan membelikannya mainan. Tetapi ia menganggap mainan itu adalah miliknya. Seringkali kita umat kristen kaya anak kecil tersebut, mengklaim pemberian Bapa disurga sebagai usaha kita sendiri.
Pekerjaan, usaha, rumah dan sebagainya adalah pemberian Tuhan. Pinjaman dari Tuhan. Yang sewaktu-waktu bisa diambil lagi oleh Tuhan, baik karena ada yang lebih bagus untuk kita atau karena kita tidak layak mendapatkannya.
Bergantung pada Tuhan adalah suatu keharusan. Bukan hanya di saat kita sudah mentok, tetapi setiap saat. Bergantung pada Tuhan berarti juga mempercayai penuh segala sesuatu yang terjadi memiliki rencana Tuhan yang indah untuk kita dibalik semua itu.
Kita tidak pernah tahu, tahun depan seperti apa? Tahun berikutnya seperti apa? Kita bahkan nggak pernah tahu besok seperti apa? Bergantunglah kepada satu-satunya pribadi yang mengetahui semuanya.


0 komentar:
Posting Komentar