Senin, Juli 27, 2009

The Manual Book



Setiap kali kita membeli suatu barang [umumnya elektronik], kita pasti akan mendapatkan sebuah buku manual. Biasanya buku itu terdiri dari berbagai hal mengenai barang yang kita baru beli. Petunjuk penggunaan, perawatan dan pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang produk tersebut.

Tetapi karena kita sudah merasa tahu tentang penggunaan alat-alat elektronik tersebut [umumnya nyaris semua alat elektronik mempunyai fitur dan cara penggunaan yang tidak jauh berbeda], kita kerap mengacuhkan buku manual tersebut dan langsung mempraktekkannya. Namun terkadang kita menemukan beberapa masalah, yang kita coba selesaikan dengan cara kita ternyata tidak bisa [meskipun cara itu sudah standard untuk digunakan]. Pada akhirnya kita tetap memerlukan buku manual tersebut agar bisa menyelesaikan masalah yang timbul.

Di ibaratkan kehidupan di dunia adalah sebuah peralatan canggih yang diberikan Tuhan untuk kita, Tuhan juga menyertakan buku manual kepada kita agar kita mampu menggunakan hidup kita sebagai mana mestinya. Namun kita juga kerap meninggalkan buku manual tersebut, bahkan dibaca hanya mungkin sekali seminggu [paling mentok 2 kali]. Kita sudah merasa tahu bagaimana kita harus menjalani kehidupan ini, sehingga kita tidak memerlukan bantuan dari buku manual yang Tuhan berikan. Sampai pada akhirnya kita bertemu masalah, dan bingung kenapa ini bisa terjadi? dan sebagainya. Kita mulai mencari penyelesaian dengan cara kita sendiri, hingga pada akhirnya [kalau kita sadar] kita kembali melihat buku manual kita, dan mulai mencari jalan keluar yang ada di dalam buku manual itu.

Buku manual yang Tuhan berikan kepada kita untuk membimbing kita dalam kehidupan adalah Alkitab. Seluruh permasalahan kita memiliki jawabannya didalam alkitab. Tuhan tahu masalah-masalah apa saja yang akan timbul dalam perjalanan hidup kita. Itulah mengapa Alkitab itu penting. As we know, Alkitab adalah firman Tuhan atau the Word of God. Sudah seharusnya kita berpegang pada firmanNya.

Bayangkan apabila kita sering membuka-buka buku manual dari produk yang kita beli, kita pelajari secara teliti, pasti kita akan bisa langsung menyelesaikan masalah yang timbul. Demikian juga dengan Alkitab. Saat masalah datang menghadang, kita sudah punya jawabannya.

God Bless


Senin, Juli 20, 2009

Imperfect


Ada sebuah kisah tentang 2 buah ember yang dimiliki oleh seorang tua
pembawa air. Setiap hari ia membawa air dari sungai ke istana dengan kedua ember tersebut. Salah satu ember itu ternyata retak, sehingga airnya sedikit demi sedikit tertumpah sepanjang jalan dari sungai menuju istana. Sehingga setiba di istana, isi dari ember tersebut tinggal setengahnya saja, sementara ember yang satu berbangga hati karena berhasil mengerjakan tugasnya dengan baik.

Hari lepas hari, tahun berganti tahun, ember retak merasa tak enak hati dengan si pak Tua, diapun berkata 'Pak tua, tinggalkanlah aku dirumah, carilah ember baru untuk bisa membawa air dari sungai ke istana, karena aku telah gagal menunaikan tugasku selama ini' Jawab pak Tua. "pernahkah kau melihat sisi sebelah kiriku? mereka penuh dengan bunga, karena selama ini tanpa sadar kau menyiraminya melalui sisimu yang retak. Aku tahu tentang kelemahanmu, oleh sebab itu aku menaruh benih di sepanjang jalan yang kau lewati, agar setiap hari kau bisa menyirami bunga tersebut. Alhasil melalui kelemahanmu, aku bisa mempersembahkan bunga-bunga cantik kepada tuanku.'

That's just a short story or mungkin hanya dongeng, tapi ada sesuatu yang bisa kita petik dari dongeng itu. Kita kadang ngerasa minder sendiri, ngerasa ga punya kemampuan apa-apa, ngerasa rendah diri dan sebagainya. Tapi kita punya Tuhan, yang tidak hanya tahu tentang kelemahan kita, tetapi juga mampu mengubah kelemahan kita itu untuk kemuliaan nama Tuhan. Inget ga salah satu kalimat rasul Paulus ,'melalui kelemahanku nama Tuhan dipermuliakan'?

Yup, kalau kita mau menyerahkan diri kita seutuhnya kepada Tuhan, Dia bisa ngerubah kelemahan kita menjadi sesuatu yang berharga, yang jauh lebih berguna dibanding yang kita pikirkan. Ember tadi terlalu terfokus pada kelemahannya, ia ga menyadari bahwa selama ini ia membantu pak Tua menyiram bunga, sehingga pak Tua bisa memberikan bunga untuk tuannya. Begitu pula kita, kita mungkin lemah, tapi jangan terfokus sama kelemahan kita, fokuslah kepada apa yang bisa kita berikan untuk kemuliaan nama Tuhan, dan biarkan Tuhan merubah kelemahan kita.

God Bless

Rabu, Juli 15, 2009

Jesus is Not GOD?



Di Yoh 17:2, disitu Tuhan Yesus berdoa " Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya." .

D'ya know this verse is often used againts us by the "half" brother?. Ayat ini terkesan bahwa Jesus is not God! He is referring sumone else as the saviour. "sama seperti Engkau telah memberi-Nya Kuasa". Kata sambung Nya disitu adalah sebagai kata ganti orang ke tiga. meaning Jesus referring sumone else as the Chosen one.

Bener ga sih gitu? kalo loe denger based on your ear, it sound like it. kedengerannya seperti itu. tapi kalo loe baca, maka loe akan menemukan beberapa hal, baik kata -Nya, Engkau, Ia diawali dengan huruf kapital. yang artinya Tuhan Allah. Kalo gitu Tuhan Yesus bukan Allah dong?

Baca lagi ayatnya terutama di ayat 17:11a. "Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia" . apa maksud Tuhan Yesus berkata demikian? Aku tentunya refers to Him. tetapi kenapa Tuhan Yesus berkata aku tidak ada lagi di dunia? because ke-Illahiannyalah yang telah kembali ke surga, yang tertinggal dibumi adalah tubuh manusiawi-nya. Kenapa ke-Illahiannya harus meninggalkan Dia? karena tidaklah mungkin ciptaan membunuh penciptanya. the only way is Ia harus mengosongkan dirinya dari ke-Ilahiannya. Otherwise He cannot be killed nor crucified. and if He is not dead than we are!.

but why He want to sacrifice Himself? LOVE is the answer. kemaren gw denger Khotbah yang bagus yaitu mengapa Tuhan Yesus berkata Allahku, ALlahku mengapa Kau meninggalkanku?. Banyak orang seberang juga menggunakan ayat ini untuk nyerang kita. why? baca deh diawal ayat ini. Tuhan Yesus berkata, Sudah Tiba Saatnya. untuk apa? untuk ditangkap, yaitu Ke-IllahianNya harus ditanggalkan agar Ia bisa ditangkap dan disalibkan.

So saat di kayu salib sana, there's only Jesus as a man not God, karena ke-illahianNya sudah ditanggalkan agar Ia bisa menggenapi apa yang di firmankanNya. remember Jesus, can't be hurt as long as Roh Allah besertaNya, tapi as a Human? loe bayangin aja sendiri deh, mau ga loe di salibkan. jangankan disalibkan, ditimpuk batu juga ogah kan?

ucapan itu hanya menunjukan sisi kemanusiaanNya. en sisi itulah yang membuat Tuhan Yesus begitu berharga.


Learning from Po



Siapa yang ga tau tentang Kungfu Panda? Film animasi yang di bintangi oleh Jack Black ini cukup popular sekitar setahun lalu. Kisah tentang seekor Panda yang ingin menjadi ahli Kungfu, yang pada akhirnya dia bukan hanya menjadi ahli Kungfu tetapi bahkan menjadi the Dragon Warrior, mengalahkan idola-idolanya seperti Tigres, Mantis, de el el.

Po, dengan tubuh tambunnya dan hobi makannya, sempat di anggap mustahil menjadi sang Dragon Warrior oleh Master Shifu –guru dari Po. Bahkan Shifu sempat bertanya kepada Master Ooghay apakah ia yakin. Dalam kehidupan kita, kadang kita suka menganggap enteng orang lain berdasarkan penilaian luar kita saja. Karena dia badannya gendut, ga mungkin dia jago main gitar, misalnya. Guest what? I have a friend yang beratnya 110 kg, dan gendut, dan dia jago maen gitar. Atau dia terlalu pendek untuk bisa ngelakuin dunk [gerakan memasukan bola kedalam keranjang pada olah raga basket]. Faktanya Nate Robinson yang bertinggi badan ‘hanya’ 170 cm [pendek untuk ukuran pemain basket] menjuarai slam dunk contest 2009 dengan melompati Dwight ‘Superman’ Howard [yang bertinggi badan 213 cm]. Lesson number one : Don’t judge the book by it’s cover. Tuhan menciptakan manusia dengan karunianya masing-masing, so don’t judge people coz we think the won’t able to do something. Karena meskipun dia tidak bisa melakukan sesuatu yang kita bisa, pasti dia bisa melakukan sesuatu yang kita tidak bisa.

Saat Po berhasil mengambil gulungan naga dan dia membukanya, ia sangat terkejut. Ga ada apa-apa didalam gulungan itu. It’s just an empty Scroll. Tapi pada akhirnya Po mampu menemukan jawaban dibalik itu. Sang Ayah berkata kepada Po tentang rahasia terbesar dari penjualan mie-nya, yaitu ‘the secret ingredients’ alias bumbu rahasia. Ia berkata bahwa bumbu rahasianya adalah tidak ada bumbu rahasia. Ia membuat mie-nya dengan percaya diri dan sepenuh hati, itulah rahasia sesungguhnya. Dia kemudian bertanya kepada Po, apa yang dilihatnya dalam gulungan itu. Karena gulungannya mengkilap, dia hanya melihat wajahnya sendiri. Sang ayah berkata bahwa bumbu rahasianya adalah ia [Po] harus yakin akan kemampuannya sendiri. Lesson number two: kadang kita ga pede sama kemampuan kita, dan itulah yang memblokir kita dari kemampuan kita yang sesungguhnya. Percaya pada kemampuan sendiri akan membuat kita mampu melebihi ekspetasi kita sendiri.

Ada quotes menarik di film itu :’Yesterday is history, tomorrow is mystery and today is a gift, that’s why it called present’. Final lesson : hargailah setiap hari yang kita miliki, karena itu adalah anugerah. Lupakan hari kemarin, karena itu tidak mungkin di ulang, jangan mencoba mencari tahu tentang masa depan karena itu adalah rahasia Tuhan, tetapi jalanilah hari ini dengan penuh ucapan syukur.

that's something that I took from the movie, God Bless All

Selasa, Juli 14, 2009

THE CHOSEN ONE



"wah, nggak dulu deh man, gw ga siap buat pelayanan" ato "Wah, gw ga punya talent untuk pelayanan". dua kalimat diatas adalah kalimat yang paling sering diucapin ama kita-kita, saat ditawarin untuk pelayanan. Bahkan ga sedikit yang menganggap Pelayanan itu hanya buat orang-orang yang kadar rohaninya di atas 70% (since nobody can reach 100%), so buat kita yang masih di kisaran 40 - 69% menganggap diri kita belum layak, en milih nunggu ampe kadar kita 71%. question is when...?

Sebenernya melayani itu pada dasarnya adalah 2 hal aja, mau atau tidak mau. en ga boleh mau tidak mau. we have to choose whether we want to do it or not!. Kalo kita inget Simon Petrus, ia adalah penjala Ikan, so definately, he didn't have knowledge about bible or theological principle. and pas Tuhan Yesus, nanya "Maukah engkau menjadi Penjala Manusia?" Petrus berkata mau. en the rest is history, we all know how great St. Peter was. Or Paulus, dia mungkin rasul yang terburuk masa lalunya, coz of what? dia turut serta dalam menganiaya para rasul, dia bahkan hadir pada saat Stefanus dilempari batu. But God chose him untuk menyampaikan injil, en he agreed,the result is...he wrote 13 books in new testimony, bahkan kalo ga salah dia nulis lebih banyak dibanding Musa.

so the point is ga ada yang namanya pelayanan itu mebutuhkan tingkat kerohanian yang tinggi, ato pengetahuan biblikal yang yahud. Karena kalo Tuhan Yesus membutuhkan orang seperti itu, maka orang farisilah yang akan dipilih Kristus. Fakta berbicara, orang Farisi yang menghakimi Yesus, bahkan meminta agar Tuhan Yesus disalibkan. Orang Farisi, paham akan isi alkitab (at least perjanjian lama en taurat) en we all know, Yesaya sudah menubuatkan tentang Kristus jauh-jauh hari. ga cuma Yesaya banyak Kitab yang menubuatkan tentang Kristus. SO seharusnya kawan-kawan kita yang rohani ini sudah tau siapa Kristus itu saat Ia datang, but the fact is they didn't know.

Petrus bisa aja nolak saat ditawarin Tuhan buat jadi penjala manusia, but he did accept that offer en he become one of the most powerful preacher. So jelaskan, bahwa Tuhan bisa make siapa aja yang di kehendakiNya, yang kita perlukan cuma bilang "Iya Bapa, hambaMu ini siap melayani-Mu".

Saat kita bilang iya ke Tuhan, maka Tuhanlah yang akan mengubah kita mencapai tingkat kerohanian yang cukup buat qualified jadi pelayan Tuhan. Jadi jangan nunggu ampe kita siap, karena kita ga akan pernah siap. En if you are unsure about what are we capable of, just let it flow. Istilahnya gini, Tuhan kalo dah netapin orang jadi alatnya, maka orang itu akan diperlengkapi ama segala sesuatu yang dibutuhkan orang itu. En perlengkapan itupun kadang udah ada di kita sejak dulu en sesuatu yang emang kita kuasai. Contoh, saat Daud dipilih Tuhan untuk ngelawan Goliath, dia hanya diperlengkapi ama senjatanya sehari-hari, Ketapel! Tuhan ga ngasih Daud, senapan mesin, ato peluru emas, ato apalah. Tetapi Tuhan dah mempersiapkan Daud sejak dahulu kala dengan ketapel, so when he fought this giant, he knew well how to use the sling and killed the Giant. Coba kalo Daud dikasih senapan Mesin ama Tuhan, belum tentu dia bisa langusung gunain kan…? Intinya gini, mungkin kita ngerasa ga punya “senjata” untuk melakukan pekerjaan Tuhan, tetapi sebenernya “senjata” itu sudah ada dalam diri kita sejak dulu, yang kita perlukan adalah berdoa supaya kita bisa memahami, “senjata” apa yang kita miliki.

That’s why kita ga boleh ngerasa minder ama apa yang kita punya, kita mungkin ga gape nyanyi buat jadi singer, or ga bisa maen alat music buat jadi pemusik, ato pengetahuan theologika yang cukup buat berkhotbah, yah udah persembahkan apa yang loe bisa. Operator OHP misalnya, ato bantuin gereja nyiapin ruangan untuk ibadah, en sebagainya. Intinya adalah kemauan. Ada pepatah bilang “dimana ada kemauan pasti ada jalan”. Begitu juga ama pelayanan man, yang penting kita mau dulu. En yang juga perlu diperhatiin adalah kesetiaan kita dalam melayani. Ada firman Tuhan berkata setialah dalam perkara yang kecil, maka yang besar akan ditambahkan kepada kita.

So the next time anybody ask you to join the service in church, answer it with yes. En kalo ada orang yang ngeraguin loe mampu apa ga? Anggap aja angin lalu. Pelayanan kita ga bisa di ukur dari seberapa rohani kita, tetapi dari kemauan kita untuk memberikan yang terbaik buat Tuhan. Just give the best for Jesus, and anything else ain’t matter. Trus kalo kerohanian gw dipertanyakan gimana? kalo kita berkecimpung dalam dunia pelayanan, maka dengan sendirinya kita bakal bisa mencapai tingkat kerohanian yang diperlukan, asalkan kita berserah penuh kepada Tuhan, dan meminta kepadaNya agar kita dibentuk oleh Tuhan. so Don’t wait, Just Do it.

Remember this, Jesus gave His life, crucified and Sacrificed Himself to save our soul, and do it all in no return. Kita ga mungkin bisa ngebales kebaikan Tuhan dengan cara yang sama, so what we can do is, serve Him as we still have a chance. Last but not least, ini yang paling penting, selalu berdoa ama Tuhan, minta agar kita disiapkan untuk menjalankan tugas pelayanan kita, agar apa yang kita lakukan berkenan kepadaNya.

Kita perlu menjaga hati kita agar layak untuk melayani, but let God do the changes, not yourself. Coz if you try to change by yourself[maksudnya tanpa bimbingan Tuhan], the result is Hypocrisy and temporary. Selamat Melayani

Senin, Juli 13, 2009

L.O.V.E.



John 3:16
"For God so loved the world, that he gave his only begotten Son, that whosoever believeth in him should not perish, but have everlasting life."
siapa yang ga pernah jatuh cinta? Nobody! mau itu cinta monyet kek, or bertepuk sebelah tangan kek, the fact is we've been in love. kenapa gw tanya siapa yang pernah jatuh cinta? karena kalo loe belum pernah jatuh cinta, akan sulit buat loe memahami cinta itu sendiri.

CInta lebih kuat dari kekuatan sihir manapun, kata dumbledore kepada HArry Potter. and the fact it is. Cinta mampu mengubah orang yang bau menjadi wangi. Orang yang malas bangun pagi, bisa bangun pagi, orang yang pelit jadi dermawan. it's all because of love.

Gw punya keponakan yang susah bangun pagi, but pas cwnya nelpon en minta tolong buat ditemenin lari pagi disenayan, jam 4.30 dia dah bangun (padahal biasanya jam 10.00). Ato temen gw yang tadinya punya body smell like trash, suddenly jadi wangi, ternyata dia lagi jatuh cinta .

En cinta juga membuat kita rela melakukan apa aja, bahkan tanpa bayaran sekalipun. COntoh si X tinggal di Bekasi, punya pacar Y tinggal di Kebon Jeruk, terus si X datang ke rumah Y, ngapel. Dia ga akan berpikir berapa ongkos yang dikeluarin ato apa yang akan dia dapet apa dari rumah pacarnya. Dia akan pergi kerumah pacarnya walaupun dari ujung ke ujung dengan sukacita. Why? Because of Love!.

CInta juga butuh pengorbanan. Kadang kita dituntut harus ngorbanin sesuatu yang kita suka demi pacar kita. Contoh: si Cowo suka sepakbola, terus pas malam minggu ada MU vs Chelsea jam 8 malam, eh si cewe ngajakin ke Ultah keponakannya. Mana yang tuh cowo pilih, gw yakin dia akan ngorbanin MU vs Chelsea en nemenin cewenya ke pesta ultah keponakannya. ato sebaliknya si cewe suka banget ama Drama serial Korea, pas jamnya si cowo butuh ditemenin ama cewenya kesuatu acara, gw juga yakin sang cewe bakal milih nemenin si cowo dibanding nonton Drama Korea.

CInta juga membuat kita betah menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk bertelpon-ria. or ketemuan. en kecuali lagi bete-betean gw yakin qta ngelakuinnya dengan senang hati. qta bisa bicarain banyak hal, tentang kehidupan kita, tentang kuliah, kerjaan, temen, en jarang banget ngasih list permintaan ke pacar kita, bener ga?

so hubungannya ama ayat diatas apa? Begitu besar Kasih Allah kepada dunia, Ia memberikan anakNya yang tunggal, supaya kita bisa memperoleh hidup yang kekal. Man, Tuhan tuh sayang banget ama loe en gw, Dia rela ngasih miliknya yang paling berharga supaya kita bisa hidup kekal. Have we do the same to Him? Have we Love Him the way He loves us.?

Bener ga sih kita cinta ama Tuhan? berapa banyak dari loe yang datang ke gereja karena kangen pengen denger Tuhan ngomong?, berapa banyak dari loe yang mau pelayanan karena loe pengen nyenengin Hati Tuhan? even tanpa dibayar sekalipun! Berapa banyak dari loe yang mau menghabiskan berjam-jam berdoa untuk berbicara kepada Tuhan bukannya minta ini itu?

Man, kalo kita belum bisa seperti itu, it mean we’re not loving God the way He loves us. Inget loh Tuhan tuh cinta banget ama kita sampe Dia ngasih anakNya yang tunggal, bukan cuma ngasih, tapi juga disiksa, dicaci, diludahin, ampe disalibkan. Itu lebih dari sekedar ngasih sebenernya. Bapak mana yang tega ngasih anaknya diperlakukan seperti itu, untuk orang yang bersalah kepada Bapak itu agar beroleh pengampunan? Tapi Tuhan rela, karena kasihnya kepada kita ato cintanya kepada kita. Masa loe tega membiarkan cinta itu bertepuk sebelah tangan?

SO what should we do as a Christian youth? Banyak hal yang bisa loe lakuin demi ngebales cinta Tuhan. Mulai aja dari berdoa dan mengucap syukur kepadaNya setiap hari, naikan pujian penyembahan kepada Dia setiap saat. Jangan menuntut kepada Tuhan tetapi lakukanlah segala sesuatunya dengan sukacita, lakukan segala sesuatunya karena Cinta. En berkorbanlah buat Tuhan , karena cinta butuh pengorbanan. Pengorbanan yang gw maksud adalah dahulukan Tuhan atas kepentingan pribadi loe!

En kalo loe mau melayani, jangan takut ato bimbang. Lakukan karena cinta. Banyak hal besar yang tak terpikir mampu dilakukan, ternyata bisa dilaksanakan karena ada kekuatan cinta didalamnya. En buat loe yang udah ada dalam pelayanan. Layanilah Tuhan dengan penuh cinta, anggaplah Tuhan adalah kekasih jiwa loe, yang membutuhkan loe untuk melayaninya. Pasti loe ga akan pernah ngerasa terbeban untuk melayani Tuhan. Guys, kalo loe bisa ngelakuin banyak hal buat pacar duniawi loe? Masa loe ga bisa lakukan itu buat Tuhan?

Understanding His TimePengkhotbah 3:11



Seorang manusia menghadap Tuhan en mengajukan pertanyaan, “Tuhan berapa lamakah satu juta tahun untuk-Mu?”, Tuhan menjawab “ 1 menit”. Lalu orang itu kembali bertanya, “Kalo 1 juta dollar buat Tuhan berapa?” Tuhan kembali menjawab, “1 sen”. Lalu orang ini mulai berpikir en lantas memberanikan diri untuk berkata,”Tuhan kalo 1 juta dollar sama dengan satu sen-Mu, maukah Engkau memberikan kepadaku satu sen-Mu?”. Jawab Tuhan, “tentu, tunggulah satu menit lagi”

Jokes diatas ngasih gambaran kalo waktu Tuhan en waktu kita berbeda jauh. Kalo gw ga salah, waktu Adam jatuh kedalam dosa, maka hari itu juga Adam jatuh ke dalam maut, a.k.a mati. Hari itu di Firdaus, tetapi Adam dibumi hidup selama 934 tahun. So kalo gw boleh menganalisa, which probably wrong, but to make it easier to understand please allow me to, 1 hari Tuhan = 934 tahun ato kita buletin, 1000 tahun. Coba kita liat ukuran waktu Tuhan berdasarkan analisa gw :
1 hari = 1000 tahun
1 jam = 1000/24 = 42 Tahun
1 menit = 42 tahun / 60 = 8,5 bulan ato + 252 hari
1 detik = 252 hari / 60 = 4, 2 hari ato dibuletin = 4 hari.

Okay, I think most of us use computer…or even play Videogames such PS or Xbox, or even watching DVD. Biasanya kalo kita gunain alat electronic, suka ada kata loading, yang kurang lebih artinya memuat data ato processing data. Nah loading ini kan waktunya ga tentu, kadang 5 detik kelar, kadang 1 menit ampe 2 menit. Tapi pastinyakan jarang ada yang sampe satu hari loading terus ga jalan2. Anggaplah kalo doa kita itu kaya Disc CD ato DVD, pas kita datang ke Hadirat Tuhan untuk memohon, maka ama Tuhan di proses dulu, en it tooks plenty of time, probably 1 minute, 10 minutes or maybe an hour. En just like electronic device we have to wait until the loading process is done. Then we can enjoy it. Yang jadi masalah kan, waktunya Tuhan bukan waktunya kita man, pake analisa sederhana gw diatas deh, let say God took 5 minutes to process our prayer. 5 menit = 252 hari x 5 /365 hari = 3,5 tahun!.

See 5 minutes mean 3,5 tahun. So kalo baru 1 tahun 2 tahun yah sabar aja, mungkin masih diproses, tapi yang pasti, just like electronic device, ga ada satupun yang loadingnya sampe 1 hari. Artinya selama doa loe bener maka loe pasti akan mendapati jawabanya saat loe hidup. Yang perlu loe inget adalah kaay cd juga, kalo hati kita kotor,baret,ato rusak, it will take a while before your prayer being answer. Juga lamanya proses tersebut untuk menguji iman kita, apakah kita akan bersabar en bertekun dalam berdoa, ato lantas marah en bersungut-sungut. Kadang saat kita bersungut-sungut, Doa yang harusnya terkabul jadi batal, ato ketunda ampe tahunan, or puluhan menitNya.

Okay diluar itu, waktuNya juga bergantung ama kita sendiri, apa yang kita minta, deesbe. Tuhan tahu apa yang kita perlu, let say, makanan, baik kentaki ato tempe, both are food. And what we need is food, but what we want is a different thing. Kadang kita berdoa untuk meminta sesuatu yang kita ingini, bukan butuhkan. En itu yang bikin kita ngerasa doa kita ga kejawab, which probably is but we’re to busy asking, en didn’t realize it. Berapa banyak orang yang minta jodoh, terlalu muluk, en ga nyadarin, bahwa yang dia cari selama ini ada disampingnya? Berapa orang yang berdoa minta kaya, tapi tanpa ga sadar mereka sebenernya bisa kaya, hanya karena terlalu sibuk ingin kaya, malah menghamburkan uang instead saving it.

Waktunya Tuhan juga bergantung ama kesiapan kita untuk menerima jawaban dari Tuhan. Example, gw butuh 5 tahun buat doa gw minta seorang pacar yang sesuai dengan criteria gw dikabulin Tuhan. En His time truly the best time, coz if He answered it 5 years ago, my girlfriend was only 12 years old. Can you imagine that, I would be paedophilia if I date her 5 years earlier.

Ato for another simple example: sebagai seorang kakak yang baik, kalo ade loe yang berumur 5 tahun minta dibeliin sebuah sepeda gunung, apa yang akan loe lakuin? If you buy it right now, it gonna be a waste. Kenapa…? Anak umur 5 tahun ga akan nyampe naik sepeda gunung en probably bisa ngelukain ade loe kalo loe beliin sekarang. But if you postponed it and buy it 3 years later, mungkin dia dah bisa naek sepeda gunung en ga ngebahayain dirinya sendiri.
Nah Tuhan juga begitu bro, He sees things further than us, He know what may harm us and what is useful for us. So kalo misal sekarang loe minta mobil but loe belum dapetin tuh mobil, mungkin you’re not ready yet.

So understanding His time will make your live more valuable, GBU.


RENCANA TUHAN BAGI KITA



Ada sebuah kisah tentang 3 buah Pohon. Ketiga pohon ini memiliki impian dan harapan masing-masing. Pada suatu saat mereka saling berbagi tentang mimpi dan harapan mereka.

Pohon pertama berkata “ Man, gw pengen banget jadi Peti Harta Karun, yang diisi emas, berlian, en semua barang-barang mahal lainnya, pasti nanti gw akan jadi pusat perhatian.”

Pohon Kedua ga mau kalah dia berkata “Man, gw pengen jadi kapal yang sangat besar, kapal yang mengangkut para raja, kapal dimana semua orang akan ngerasa tenang dan nyaman bersama gw.”

Pohon ketiga berkata : Kalo gw sih ga muluk-muluk bro, gw Cuma pengen jadi pohon yang tertinggi didunia. Biar semua orang berpikir betapa dekatnya gw dengan Tuhan dan surga.”

And so times goes on….stelah sekian lama berdoa, akhirnya suatu hari datang para penebang pohon yang menebang mereka.

Pohon Pertama dibawa ke tukang kayu. Maka senanglah hatinya, karena dia berpikir impiannya sedikit lagi menjadi nyata, ia akan jadi peti harta karun. But…doanya ternyata ga terkabul, dia cma dijadiin tempat makanan ternak, yang ditaruh di kandang en Cuma diisi jerami….

Pohon Kedua dibawa ke galangan kapal, dia juga mikir, “man, my dreams come true…..” but end up menjadi sebuah kapal nelayan biasa…

Pohon ketigapun demikian ia hanya dipotong menjadi kayu-kayu ukuran besar dan di taruh di gudang.

There goes their dream…..

Tahun berganti tahun, en mereka semua dah melupakan mimpinya. Until one day something unexpected happen to them.

Sepasang suami istri tiba dikandang tempat Pohon pertama berada dan menjadi tempat makan ternak. Mereka meletakkan seorang bayi di tempat makan ternak dari Pohon pertama. Lalu datanglah orang-orang datang menyembah bayi itu, en suddenly it realize that something worthy is on top of it. Harta terbesar sepanjang masa.

Years later, sekelompok Orang menaiki perahu nelayan kecil Pohon kedua. Ditengah danau tiba-tiba badai besar datang menghadang, cukup kuat untuk mebuat pohon kedua berpikir ia tak akan sanggup melindungi orang-orang diatasnya, tetapi tiba-tiba ada seorang lelaki berdiri dan berkata kepada badai :DIAM!!! TENANGLAH!!!” dan badai itupun berhenti, saat itulah Pohon kedua sadar bahwa ia mengangkut Raja dari Segala raja.

Finally, sesorang mengambil pohon ketiga, ia dipikul sepanjang jalan, sementara orang-orang mengejek laki-laki yang memikulnya. Laki-laki tersebut lalu dipakukan ke kayu ini dan mati di puncak bukit. Akhirnya pohon ketiga sadar, betapa dekatnya ia dengan TUHAN, karena Yesuslah yang disalibkan padanya.

Guys, when things didn’t happen the way we expected…God have a plan for you. Just believe in Him and He’ll give you more bless than you could expected.

Those three big tree got their dream, but not the way they wanted to be. But they reach their dream, even more.

God’s plan it’s not going to be ours. We will never know what His plan for us. All we know is His way higher than our way.

Well things probably far from we wanted to happen, but could be better. GBU all

PERSEMBAHAN KASIH



Gereja di era modern ini mengalami perkembangan. banyak gereja baru yang bermunculan terutama di kota besar. perkembangan ini memunculkan fenomena baru, yaitu Persembahan Kasih.

PERSEMBAHAN KASIH SEBAGAI UPAH

Tidak jelas sejak kapan sebenarnya fenomena PeKa ini dimulai, yang pasti saat ini, hampir gereja-gereja di kota besar memberikan PeKa kepada para pengerjanya. Posisi Persembahan Kasih ini sebenarnya mirip dengan pemberian upah atau insentif kepada para pihak yang terlibat di dalam pelayanan.

Layaknya Upah, tentu besaran dari PeKa berbeda-beda satu dengan yang lain. Bahkan lain gereja, sudah pasti lain PeKa. Gereja yang besar, biasanya memberikan jumlah PeKa yang cukup besar juga. Sedangkan yang kecil, PeKa juga kecil.

Tidak ada standar yang pasti dalam menentukan jumlah PeKa. Pada satu jenis pelayanan, misalkan pemusik atau singer, di Gereja A bisa mencapai, Rp. 100.000 – Rp. 200.000, di Gereja B bisa Rp. 25.000 – Rp.30.000,-. Begitu juga dengan Pendeta. Di satu Gereja seorang pendeta bisa mendapatkan PeKa sampai dengan Rp. 1,5 juta, digereja lain mungkin hanya sekitar Rp. 100.000 – 500.000.

PERANAN PEKA DALAM PELAYANAN

Persembahan Kasih dalam pelayanan menjadi suatu kontroversi sendiri. Karena tidak semua gereja memiliki pemahaman yang sama tentang persembahan Kasih. Ada gereja yang menilai PeKa sebagai bagian dari Ibadah, ada gereja yang menganggap PeKa bukan bagian dari ibadah.

Sebenarnya apa sih peranan PeKa dalam pelayanan Gereja?. Seperti yang dijelaskan di atas, ada kecenderungan PeKa memiliki fungsi seperti halnya upah. Yaitu sebagai imbalan atas apa yang diberikan oleh para pengerja terhadap gereja. Gereja, melalui PeKa ingin memberkati para pengerjanya. Hal yang wajar mengingat dalam kehidupan sekuler pun kita mendapatkan gaji, masa di dalam Tuhan tidak? Ada sebagian kalangan menilai, melayani Tuhan harus sukarela. Jikalau demikian, mana yang benar.

Kedua anggapan tersebut benar adanya. Benar dalam melayani Tuhan kita harus sukarela, dan adalah juga benar, bila kita melayani Tuhan dapat berkat. Semua kembali kepada gereja-gereja itu sendiri. Karena secara financial, kita ga mungkin menuntut sebuah gereja untuk membayar PeKa, sementara untuk operasionalnya saja sulit. Kita juga tidak mungkin melarang sebuah gereja memberikan PeKa kalau mereka memang berkelebihan, sehingga mampu memberikan berkat dalam bentuk uang.

BAGAIMANA KITA MENYIKAPI PEKA?

Sebagai kaum muda, kita perlu menyikapi fenomena PeKa ini dengan kejujuran hati. Yaitu kemana hati kita terarah : Uang atau Tuhan? Sikap ini diperlukan, agar kita tidak terjerumus kedalam pemahaman yang salah tentang PeKa. Bagaimana sih pemahaman yang salah tentang PeKa? Yaitu jika kita menganggap PeKa sebagai tolak ukur kita dalam pelayanan. Misalkan kita hanya melayani jikalau PeKanya mencukupi standar yang kita buat. Jika PeKanya kurang kita akan menolak. Atau membuat skala prioritas berdasarkan jumlah PeKa, yang paling tinggi itu yang didahulukan.

Sebagai kaum muda, kita harus bersyukur kita bisa melayani Tuhan, karena banyak orang diluar sana yang pengen melayani, bahkan gratis tanpa PeKa tapi ga dapet kesempatan buat pelayanan. Alangkah bodohnya kita jika menolak kesempatan hanya karena PeKa.

So, Guys don’t make PeKa as a target to bid, but put the heart to serve first

F.R.O.G.



1.Ada seorang anak kecil ketakutan melihat ibunya menderita sakit jantung, yang mulai susah bernafas. seluruh keluarganya tidak ada dirumah, Ayahnya sudah pergi dari rumah, meninggalkan mereka, kakak pertama sedang bersama sang ayah, sedang kakak kedua begitu bingung ga tau mau ngapain. en then our lil' buddy here send a prayer to God, asked Him to heal his mommy. after that mommy and this child is fall a sleep. The Next Morning, sang ibu membangunkan anaknya sambil bilang, "Nak, mama sudah sembuh"

2. Ada seorang pemuda yang hidupnya penuh dengan dosa, merasa sedih melihat kondisi ibunya yang nyaris tidak mampu menggerakan sekujur tubuhnya selama 3 minggu. At least there are 5 or 6 times, dilakukan perjamuan kudus dan doa minta kesembuhan oleh beberapa Pendeta. But still she’s is ill. He met a pastor and tell his story, and ask him to heal his mom thru prayer. Pendetanya bilang, "Loe bisa ngelakuin sendiri, just eliminate this 4 things : Kepahitan, Rasa TIdak Percaya, Kekhawatiran, dan Berhala. karena those 4 things makes you unable to use 9 buah roh. this young man went home and think about the pastor word, as he saw his mom, dia mulai berlutut, menanggalkan 4 hal tersebut dan berdoa. nothing happen, his mom is still lying on bed. tapi dia percaya akan doanya en he went to sleep, the next morning, his mom knock on his door as she started to walk again.

3. sekumpulan anak sedang membantu seorang teman yang pindah rumah. karena rumah si teman ini tidak cukup untuk menampung semua barang, maka sebagian di tempatkan disebuah rumah kosong milik seorang saudara. Salah seorang anak bercanda-canda sampai akhirnya kerasukan roh setan. they were terrified considering none of them have the power to sent that evil away. Mereka Cuma anak muda yang most of them even only pray when they eat. But they have one thing on their mind, mereka coba berdoa secara bergantian untuk teman yang kerasukan ini, miraclously the devil is being defeated by this bunch of kids.

4. seorang remaja sedang hangout ama temen-temennya. Satu roang temen berada dikursi depan mobilnya, yang satu lagi dibelakang. Teman yang dibelakang ini sedang bertengkar dengan pacarnya, and as the car driving thru pondok indah, temen yang dibelakang berteriak untuk ngelepasin kejengkelannya. Teriakan ini ruapnya membuat marah mahluk halus disekitar situ, and the car was surrounded by ‘em. Setelah si remaja ini menginjak gas , tiba –tiba temen di belakang kerasukan setan. Nih anak bukan pendeta ato pendoa, malah cenderung pendosa. But he have no choice. He have to face this demon on his own. Singkat cerita dia ga bisa nyingkirin setan tersebut, dia lalu mulai menyanyi With All I am by hillsongs, karena dia ga ingetliriknya, dia Cuma nyanyiin reffnya doing, Jesus I believe in You…over and over and over, pas di perempatan DH

Anak dicerita pertama, is still 8 years old, when he did that. bagaimana bisa? dia ga punya pilihan lain selain menggantungkan nasib ibunya pada Tuhan, en dia percaya Nyokapnya bakal sembuh. Pemuda di Cerita ke-Dua berhasil melakukannya setelah ia menghilangkan rasa tidak percaya en kekhawatirannya juga berhala dan kepahitan, en believing his mom will be OK 2morrow. Anak dicerita ke 3 dan ke 4 sama-sama percaya bahwa Tuhan itu ada en sama -sama yakin kekuatan Tuhan lebih besar dari Iblis, keyakinannya inilah yang membuat mereka berhasil mengalahkan iblis.

dari cerita di atas, gw punya kesimpulan bahwa prayer can be powerful if and only if we are F.R.O.G (Fully Rely On God). Loe boleh bilang punya iman kristen paling kuat or pelayanan paling hebat, tanpa hati FROG your prayer is powerless. and kekuatan Doa ga terbatas pada pendeta aja ato orang suci aja, even orang berdosapun bisa, as long as he is FROG.

Loe juga perlu inget satu hal, Iblis suka banget kalo loe terintimidasi ama dosa masa lalu loe. sehingga loe merasa minder dihadapan Tuhan, ga yakin ama doa loe en stuff!. Inget man, kita dah ditebus dengan harga yang sangat mahal, and asal kita sudah bertobat maka dosa masa lalu hanya akan menjadi sampah!. En loe tau sampahkan? Buat dibuang, bukan buat dilihat kembali!.

So everytime, you have doubt feeling about your prayer, inget loe juga punya kuasa, karena roh Allah ada didalam kita. So be Fearless and have a Powerful prayer, GBU.

Game Plan



"Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan." Yeremia 29:11.

Pada suatu hari, saya menonton sebuah pertandingan tinju antara Ricky Hatton melawan Manny Pacquiao. Pertandingannya berlangsung sangat singkat kalau mengingat siapa yang bertarung. Hanya 2 Ronde saja. Yang menarik justru komentar pelatih dari Hatton, Floyd Mayweather, Sr. Dia berkata "sometimes the boxer ruins the game plan" ato terjemahannya "kadang petinju itu sendiri yang merusak strategi bertanding". Floyd Mayweather, pasti menyiapkan suatu strategi bertanding yang baik dengan tujuan untuk menang, tetapi Hatton merusaknya dengan mengacuhkan strategi dari sang pelatih.

Tuhan kita juga memiliki rancangan yang Indah untuk kita, rancangan kemenangan. Dan rancangan kemenangannya bersifat Mutlak! karena Dia adalah Allah pemenang. Masalahnya sama kaya HAtton, kadang kita suka mengandalkan kekuatan kita sendiri yang berujung we ruins the game plan. Karena apa? karena kita kurang berserah diri kepadaNya. En kita kadang ga mau memahami rancangan Tuhan yang menurut kita tidak sesuai dengan gaya dan karakter kita atau bayangan kita. Hatton punya gaya bertarung, maju dan serang. Saya ga tau strategi aslinya Mayweather bagaimana, tetapi mungkin bukan maju dan serang. Karena strateginya tidak sesuai dengan gaya asli Hatton, maka dia memakai gayanya sendiri. See...kita juga kaya gitu. Rancangan Tuhan ga selalu seperti yang kita bayangkan. Bahkan kadang kita musti menunggu lama sampai rencana Tuhan terjadi. Tapi kita bisa pegang janji Tuhan di Yeremia 29:11 diatas.

Katanya rancangan Tuhan itu indah, kok kaya gini sih? Kalo suatu hal buruk terjadi sama kita, berdoa sama Tuhan, tanya kepada Dia, apakah ini adalah part dari rancanganNya ataukah kita yang "ruins His Game Plan" dan ini resultnya? Ga selalu hal yang buruk itu berujung buruk. Saya pernah dirawat di RS karena DBD selama seminggu. Ternyata hal itu adalah part dari rancangan Tuhan untuk menunda saya di PHK karena belum tiba saatNya. Atau saat saya mengalami PHK, ternyata ada rencana Tuhan agar saya bisa membantu orang yang saya sayangi yang tidak bisa dilakukan jika saya masih bekerja.

Gimana kalo ternyata kita yang "merusak" rancangan Tuhan? Ya, datanglah kepada Tuhan, dan kembalilah ke rancangan yang sudah Tuhan siapkan untuk diri kita. Karena rancangan Tuhan itu sifatnya Mutlak dan kekal. En jangan lupa untuk selalu berkomunikasi dengan Tuhan agar kita bisa memahami rancanganNya.

Yang perlu diingat, merusak rancangan Tuhan bukan berarti rancangan Tuhan bisa di rusak, tetapi tindakan kita yang membuat kita mengalami sesuatu diluar rancanganNya.

God Bless.

Sign of Faith



Disebuah desa terjadi kekeringan yang luar biasa. Tanah menjadi keras dan retak-retak. Menjelang masa panen, seorang pendeta disebuah gereja melihat bahwa mereka perlu berkumpul dan berdoa bersama-sama agar Tuhan menurunkan hujan, sehingga mereka bisa panen.

Pendetapun mengumpulkan orang-orang didesa, dan berkata 'Marilah kita semua berkumpul di tempat ini nanti sore, pada pukul 15.00 untuk bersama-sama berdoa agar kiranya Tuhan berkenan menurunkan hujan bagi kita".

Meresponi perkataan pendeta, maka pada jam yang sudah ditentukan berkumpullah masyarakat desa tersebut dihalaman gereja. Dan merekapun mulai berdoa kepada Tuhan. Selang beberapa lama, langit mulai mendung dan hujanpun mulai turun. Pendeta dan seluruh masyarakatpun bersuka cita dan bersyukur kepada Tuhan atas jawaban-Nya.

Seraya bersukacita bersama dengan masyarakat desa, pendeta memperhatikan bahwa, mereka datang ke gereja dengan membawa berbagai benda yang penting untuk mereka. Ada yang membawa salib, rosario, bahkan Alkitab untuk menemani mereka berdoa kepada Tuhan. Dari semua orang itu, pendeta tertegun melihat seorang anak kecil. Dia tidak membawa Alkitab,rosario ataupun salib. Tetapi ia membawa sesuatu yang merupakan bukti imannya. Dia membawa sebuah payung.

Seringkali kita berdoa namun tidak mengimani doa kita. Kita tidak menyiapkan diri untuk menerima jawaban doa kita. Anak kecil tadi percaya doanya akan dijawab Tuhan, sehingga meskipun saat itu kekeringan melanda desa mereka, ia tetap membawa payung.Karena ia percaya hari itu juga akan turun hujan.

GBU
(berdasarkan kisah di buku Chicken Soup for a Christian Soul)

Minggu, Juli 12, 2009

P.U.S.H [Pray Until Something Happen]


seorang pria didatangi oleh Yesus dalam sebuah penglihatan. Yesus menyuruh dia untuk mendorong batu yang ada didepan rumahnya dengan segenap kekuatannya. Pemuda inipun melakukannya hari lepas hari, tetapi batu itu tidak mau bergerak sama sekali. Sampai suatu saat iapun merasa frustasi sampai Iblis mengacaukan pikirannya "Kau sudah berusaha mendorong batu itu, tetapi lihat apakah batu itu bergerak? Sudahlah sebaiknya engkau berhenti saja!".

Pria itupun mulai berpikir, dan sebelum ia memutuskan untuk berhenti, ia berkata kepada Yesus,"Tuhan aku telah mengerjakan perintahmu sekian lama, aku dorong batu itu dengan sekuat tenaga, tetapi ia tidak mau bergerak sama sekali" Tuhan Yesus menjawab "Sahabatku, ketika aku meminta engkau untuk melakukan pekerjaan, kau menyanggupinya. Aku berkata kepadamu bahwa tugasmu hanya mendorongnya dengan sekuat tenagamu tetapi Aku tidak pernah memintamu untuk menggesernya. Dan kini kau datang padaku dengan tenaga terkuras, berpikir kau telah gagal. Lihatlah dirimu sekarang, lenganmu kuat dan berotot, punggungmu tegap dan tanganmu keras. Dan kini tenagamu lebih kuat dari sebelumnya. Tugasmu hanyalah mendorong dan itu sudah kau lakukan, kini tugasKulah menggesernya.

Kita kadang berpikir kita mengerti maksud Tuhan, karena kita menggunakan logika kita. Tetapi sebenernya Tuhan hanya menginginkan hal-hal sederhana. Tuhan hanya ingin kita menuruti perintahNya. Pada ilustrasi diatas, pria tadi tidak menyadari apa yang dianggapnya kegagalan sebenarnya justru suatu kemajuan. Pria itu jauh lebih kuat dari sebelumnya. Itulah Tuhan inginkan. Kadang dalam hidup kita, kita merasa melakukan hal yang sia-sia atau kadang kita merasa bosan dan lelah dengan kehidupan yang kita jalani. Pahamilah bahwa semua itu bertujuan untuk menguatkan kita.

Pria diatas berpikir yang dilakukannya sia-sia, tetapi buat Tuhan itu bukanlah hal yang sia-sia, karena Tuhan tidak pernah memintanya untuk menggeser batu tersebut, yang di mintaNya hanyalah mendorong batu tersebut. PUSH! Pray until something happens! jangan menyerah sama kehidupan kita, teruslah berdoa sampai sesuatu terjadi. Teruslah mendorong, sampai Tuhan menjawab doa kita.

GBU

Jumat, Juli 10, 2009

Whatta day


I'm off duty today, coz the new regulation at the office gave me a two days off, from five work days. Wake up in the morning and dunno what to do, coz actually I'd like to go to the office, but we gotta be consistent with the agreement, hehehehe.....

Actually I got a plan for today, wake up at 8 am, goes to my brother place at 10, and then when to Yeshudas Ministry at 12 or 1 pm. But I'm a lil bit lazy today. You know, need more rest on the bed. So my mind is playing with me, wheter I'm going to Panin or not. After a while I decided to go to Panin, coz I need to meet Ev. Daud Pandie and talk about my Youth Service on July 11th.

Guest what? That was a very good decision. Coz, as I know, Yeshudas are helding some kind of Character Building teaching every friday, and I got a lot of things today. I quite forgot who preach, but the theme is about "Menjadi pelayan Tuhan yang sejati". He taught us that to become "pelayan Tuhan yang sejati" need three things.

1. Honest / Sincere (tulus)
2. Loyal
3. Fully rely on God.

Do not chase for bless, or in other word, money! Bible said we who are the servant of the Lord, will be chased by the bless, not the opposite way.

Fully rely on God meaning that we have to trust Him and put our worryness behind. Is not an easy thing, trust me. But as we know, He live. Why should we be afraid if we have God that live. He will take a good care of us.

At the end of the day, I'm very happy. I didn't made the wrong choice. It's the right choice going to Yeshudas, coz in the end, we need to see Him at every moment.

Gerald...out...God Bless

Kamis, Juli 09, 2009

Healing Prayer


Nyokap gw menderita Stroke sejak tahun 2001, yang mengakibatkan
fungsi tubuh di bagian kirinya tidak berfungsi dengan baik. Walaupun
demikian, nyokap gw masih bisa berjalan, berdiri, maupun melakukan
kegiatan lain dengan baik.


Suatu hari nyokap gw tiba-tiba sakit, yang mengakibatkan beliau ga bisa
menggerakan tubuhnya kecuali tangan kanannya. Dengan kata lain,
lumpuh. Gw tinggal cuma bedua ama nyokap, emang sih ada pembantu,
yang ngebantuin, tapi cuma pagi dan sore doang. Waktu kondisi keuangan
gw lagi ga baik, gw baru di PHK dari tempat gw kerja, so going to doctor is
not an option, karena dengan kondisi stroke, so pasti akan kena opname, means a lot of cost.
Ada beberapa hamba Tuhan yang bersimpati datang dan berdoa, bahkan
pake perjamuan kudus segala, kurang lebih 4 orang, but nothing
happened.

Anyway suatu hari gw harus ngurus youth gw en ketemu dengan pendeta
yang dijadwalkan untuk berkhotbah di Youth gw. Singkat kata setelah
berbincang tentang tema dan kondisi youth untuk di khotbahin, Pendeta
Andiyono (nama pendeta tersebut) bertanya ada yang mau di doain ga? gw
spontan jawab "ibu saya", lalu gw jelasin tentang penyakitnya dan Pa
Andiyono berkata kalo gitu hari sabtu bawa aja ke Youth biar saya doain
disana. Namun untuk bawa nyokap ke gereja bolak balik berarti musti
keluar duit paling ngga 80rb rupiah buat taksi. Jadi gw bilang hal itu sulit
dilakukan.

Dia terus ngasih gw saran, dia bilang begini "kamu bisa doain dia biar
sembuh, karena pada dasarnya Tuhan kasih karunia buat kita melakukan
hal tersebut, ga cuma kesembuhan tetapi hal lain juga. Ibaratnya keran,
maka karunia tersebut bisa dibuka jika kita mampu menghilangkan 4 hal,
yaitu ketidak percayaan, kekhawatiran, penyembahan berhala, dan
kepahitan." setelah itu dia ngajarin cara mengucapkan doanya.

Singkat cerita, gw pulang ke rumah, ngeliat nyokap gw masih terbaring
lemah. Gw beraniin diri buat berdoa, gw inget kata2 pa Andiyono, hilangin
4 hal itu maka karunia roh akan mengucur melalui gw. And so I pray,
dengan penuh kesungguhan, gw singkirin 4 hal tersebut. Begitu Amin,
nothing happened, masih lemah, ga tanda-tanda kesembuhan. Tapi gw
inget lagi 4 hal tadi. Gw bilang ama Nyokap, "Ma, aku dah berdoa, aku
yakin mama sembuh, mama istirahat ya" after that I go to sleep.
Keesokan paginya, around 6 A.M, pintu gw diketuk oleh nyokap gw, yang
bilang dia mau mandi! nyokap gw bisa bangkit dari tempat tidurnya tanpa bantuan, setelah 3 minggu terbaring lemah! she is healed!...haleluya I did it!... I did the impossible thing of
healing my mom!...sesuatu yang gw pikir hanya bisa dilakukan oleh
pendeta Top, tapi gw yang meski ketua Youth tapi jauh dari kata rohani,
bahkan temen gw pernah bilang gw ga punya kerohanian yang cukup buat
jadi ketua Youth, berhasil ngelakuin sesuatu yang 4 hamba Tuhan (kalo ga
salah 2 evangelis, dan 2 pendeta) lakukan!.


Dari situ gw belajar,

bukan siapa yang berdoa yang penting, tetapi kepada
siapa kita berdoa dan beriman!


Nyokap gw memang masih kena stroke ampe sekarang (Coz I didn't pray for it) meski demikian gw rasa it better that way, so I know i will found her when I got home, tanpa mesti khawatir nyokap gw ada dimana sekarang. Kedengerannya gw seneng ama situasi ini, sejujurnya gw pengen nyokap gw pulih 100% kaya sebelum kena stroke, but who know what He ups to, siapa yang tau rancangan Tuhan?

Sampai saat ini gw yakin, walaupun gw
yang doain nyokap sembuh, itu bukan karena gw punya kuasa
kesembuhan, tapi karena baik Nyokap dan gw pada saat berdoa beriman
100% bahwa Tuhan akan menyembuhkan, dan jadilah menurut iman kita!.
En yang paling penting, gw bisa bersaksi, Tuhan bisa pake siapa aja buat
jadi alatNya. Kalo gw yang di klaim kurang Rohani, bisa nyembuhin Nyokap
gw lewat Doa, apa lagi yang lebih rohani. Amin

Doomsday who? Who Cares?




belakangan ini banyak paranormal yang meramalkan bahwa Kiamat akan datang pada tahun 2010, bahkan seorang paranormal tersebut dengan gamblang mengatakan bahwa ia ga bisa melihat ke tahun 2010 karena terlalu gelap. To make it more scary, banyak hamba Tuhan juga menubuatkan hal yang sama, bahwa tahun 2009 akan ada awan gelap menutupi Indonesia. Sebagai tambahan ada juga ramalan yang berdasarkan ramalan suku Maya Kuno (kalo ga salah) adalah pada tanggal 21 December 2012. Ditambah lagi ramalah dari St. Malachy (salah seorang santo Katolik)bahwa paus terakhir setelah John Paul II adalah paus yang terakhir. Belum lagi ramalan Nostradamus tentang Perang dunia III & I Ching, seorang paranormal dari China yang juga menunjuk tanggal 21 Desember 2012 sebagai akhir peradaban. Bahkan ada satu situs di Internet, gw lupa apa namanya yang secara gamblang juga mengatakan bahwa Paus Benediktus XVI adalah Paus terakhir sebelum Akhir Jaman.

Gw pengen nganalisa berdasarkan pengetahuan gw ttg alkitab yang dangkal, kalo gw ga salah di Wahyu ada tertulis Iblis akan diberi kuasa kurang lebih 42 bulan lamanya or more less 3,5 tahun. Kalo Ramalan Suku Maya adalah benar bahwa 21 Dec 2012 adalah Doomsday, maka 3,5 tahun sebelum itu jatuh pada tahun 2009 pertengahan, around June or July. Yang berarti Nyambung sama nubuatan para hamba Tuhan bahwa akan ada awan gelap di 2009. En sekali lagi berdasarkan pengetahuan gw yang dangkal, sebelum masa itu akan ada pengangkatan terhadap orang2 kudus. En then masa kesukaran en then Judgement day. Benarkah demikian? apakah analisa gw benar en Nubuatan itu akan menjadi kenyataan? I don't think so...

Why ? Kalo Anak aja ga tau kapan hari itu akan datang, siapakah kita manusia berani berbicara bahwa Doomsday adalah tahun 2012 ato 2009 ato 2010...back to the bible (thanx to Bpk. Marthenos CH. manikoe atas renungan tanggal 24 Februari 2009 di majalah Kingdom), Mat 24 :36 " Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri."

Gw rasa ayat itu udah jelas menyatakan bukan urusan kita manusia untuk mencari tahu kapan hari itu akan datang. Karena kita ga akan pernah tau. Tapi di kitab Wahyu kan ada tentang akhir Jaman?. Yup, tapi hanya sebatas pertanda, kapan akan terjadi ga ada yang tau bos!. Even Anak pun Tidak!. Tapi kan bukannya banyak pertanda yang ada di Wahyu sudah mulai terjadi?. Yup...it is happening, tapi sekali lagi bukan urusan kita untuk mencari tau kapan.

Gw sendiri lebih peduli sama sudah berapa banyak kebaikan yang gw perbuat untuk kemuliaan nama Tuhan. Daripada musingin kapan Kiamat. Itu pasti terjadi kok...dah di nubuatin...let it be aja...yang penting kita berjaga2 dan senantiasa setia pada pekerjaan Allah. Emang sih Keselamatan itu bukan karena kebaikan ato usaha kita tapi karena kasih karunia Allah, but alkitab bilang

24:45 "Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya?
24:46 Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
24:47 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.


so barang siapa setia he's saved...but itu sih opini gw aja...cuma terserah you guys to judge...

FACING THE GIANTS!



Pernah ga kita merasa takut sebelum bertanding? atau sebelum melakukan suatu hal? merasa kaya ga mampu untuk melakukannya dan hal itu yang bikin kita gagal? Percaya atau Tidak, lawan terbesar yang harus kita taklukan terlebih dahulu adalah diri kita sendiri.

Ada sebuah adegan di Film Facing the Giant yang menceritakan tentang hal ini, yaitu saat sang pelatih meminta salah seorang pemainnya untuk jalan merangkak sejauh 50 Yard sambil menggendong temannya. Pertama-tama si Pemain berkata "coach, I can do it for 35 yard but 50?" trus sang pelatihpun berkata, 'Would you give me your best effort?" si Pemainpun menjawab "Yes, but I don't think I can". Selanjutnya sang pelatih menutup mata sang pemain tersebut dengan sehelai kain dan mulai menyuruhnya merangkak. As the result, dia merangkak jauh melewati 50 yard sambil menggendong temannya yang mempunyai berat badan 73 KG!

Kok Bisa? bukannya dia bilang dia cuma sanggup 35 yard? Sang Pelatih menutup mata pemainnya karena dia tahu, jika sang pemain bisa melihat seberapa jauh dia melangkah, maka dia akan merasa cukup saat dia mencapai garis 35 yard, but dengan kondisi tertutup, dia mampu merangkak melampaui ekspetasinya semula.

Giants atau Raksasa adalah rasa takut yang ada didalam diri kita. Rasa takut yang membuat kita merasa ga sanggup untuk melakukan pekerjaan yang Allah siapkan untuk kita. Why? Coz we put limit on ourselves!. Di Facing the Giants tadi, si pemain langsung memberi batas kemampuannya sendiri, yaitu only 35 yards, sementara tanpa dia sadari dia mampu jauh daripada itu.
Tuhan memberi kita kekuatan lebih daripada yang kita bayangkan. Tapi ketidaktahuan dan ketakutan kitalah yang membuat kita merasa tidak sanggup. Kita takut sebelum bertanding, sebelum mencoba.

Raja Daud dimasa mudanya harus menghadapi Goliath yang jauh lebih besar daripada dia. Dari kacamata kita sebagai manusia, kita pasti takut menghadapi hal semacam ini. Tapi Daud tidak, en the result is, he defeated Goliath hanya dengan ketapel.

Terus bagaimana kita mengatasi ketakutan kita?
1. Berdoa sebelum berusaha, tnada bahwa kita menyerahkan segala sesuatunya ke dalam tangan dan penyertaan Tuhan. Karena kita harus mengakui bahwa Tuhanlah yang membuat kita berhasil, bukan karena usaha dan kekuatan kita (Amsal 16:3)

2. Yakinkan diri kita sendiri kalau kita sanggup melakukan hal apapun, dengan mengandalkan kekuatan Tuhan, bukan kekuatan sendiri (Yeremia 17:5).

3.Bersyukurlah atas segala hasilnya. If you failed at least you tried, right? Kalau sukses berarti kita dah naklukin raksasa didalam kita.

4. Don't listen to anybody that try to make us feel down. karena cuma kita yang tahu seberapa kemampuan kita. Bukan orang lain.

di akhir film Facing the Giants, team Rugby tersebut berhasil mengalahkan team Rugby Giants yang notabene adalah juara nasional 3 tahun berturut-turut. Sang pelatih mengeluarkan statement yang merupakan kebenaran sejati.

"Tell me, what is Impossible when God is with us?"

so let's face the giants and conquer them, God Bless all.

My First Blog



Hi Guyz...this is my first blog, well this is more like something that I have in mind and I want to share it with you guys...
cheers
 

One Way Living Blak Magik is Designed by productive dreams for smashing magazine Bloggerized by Ipiet © 2009