
Senin, Juli 27, 2009
The Manual Book

Senin, Juli 20, 2009
Imperfect

Rabu, Juli 15, 2009
Jesus is Not GOD?

Learning from Po

Siapa yang ga tau tentang Kungfu Panda? Film animasi yang di bintangi oleh Jack Black ini cukup popular sekitar setahun lalu. Kisah tentang seekor Panda yang ingin menjadi ahli Kungfu, yang pada akhirnya dia bukan hanya menjadi ahli Kungfu tetapi bahkan menjadi the Dragon Warrior, mengalahkan idola-idolanya seperti Tigres, Mantis, de el el.
that's something that I took from the movie, God Bless All
Selasa, Juli 14, 2009
THE CHOSEN ONE

"wah, nggak dulu deh man, gw ga siap buat pelayanan" ato "Wah, gw ga punya talent untuk pelayanan". dua kalimat diatas adalah kalimat yang paling sering diucapin ama kita-kita, saat ditawarin untuk pelayanan. Bahkan ga sedikit yang menganggap Pelayanan itu hanya buat orang-orang yang kadar rohaninya di atas 70% (since nobody can reach 100%), so buat kita yang masih di kisaran 40 - 69% menganggap diri kita belum layak, en milih nunggu ampe kadar kita 71%. question is when...?
Sebenernya melayani itu pada dasarnya adalah 2 hal aja, mau atau tidak mau. en ga boleh mau tidak mau. we have to choose whether we want to do it or not!. Kalo kita inget Simon Petrus, ia adalah penjala Ikan, so definately, he didn't have knowledge about bible or theological principle. and pas Tuhan Yesus, nanya "Maukah engkau menjadi Penjala Manusia?" Petrus berkata mau. en the rest is history, we all know how great St. Peter was. Or Paulus, dia mungkin rasul yang terburuk masa lalunya, coz of what? dia turut serta dalam menganiaya para rasul, dia bahkan hadir pada saat Stefanus dilempari batu. But God chose him untuk menyampaikan injil, en he agreed,the result is...he wrote 13 books in new testimony, bahkan kalo ga salah dia nulis lebih banyak dibanding Musa.
so the point is ga ada yang namanya pelayanan itu mebutuhkan tingkat kerohanian yang tinggi, ato pengetahuan biblikal yang yahud. Karena kalo Tuhan Yesus membutuhkan orang seperti itu, maka orang farisilah yang akan dipilih Kristus. Fakta berbicara, orang Farisi yang menghakimi Yesus, bahkan meminta agar Tuhan Yesus disalibkan. Orang Farisi, paham akan isi alkitab (at least perjanjian lama en taurat) en we all know, Yesaya sudah menubuatkan tentang Kristus jauh-jauh hari. ga cuma Yesaya banyak Kitab yang menubuatkan tentang Kristus. SO seharusnya kawan-kawan kita yang rohani ini sudah tau siapa Kristus itu saat Ia datang, but the fact is they didn't know.
Petrus bisa aja nolak saat ditawarin Tuhan buat jadi penjala manusia, but he did accept that offer en he become one of the most powerful preacher. So jelaskan, bahwa Tuhan bisa make siapa aja yang di kehendakiNya, yang kita perlukan cuma bilang "Iya Bapa, hambaMu ini siap melayani-Mu".
Saat kita bilang iya ke Tuhan, maka Tuhanlah yang akan mengubah kita mencapai tingkat kerohanian yang cukup buat qualified jadi pelayan Tuhan. Jadi jangan nunggu ampe kita siap, karena kita ga akan pernah siap. En if you are unsure about what are we capable of, just let it flow. Istilahnya gini, Tuhan kalo dah netapin orang jadi alatnya, maka orang itu akan diperlengkapi ama segala sesuatu yang dibutuhkan orang itu. En perlengkapan itupun kadang udah ada di kita sejak dulu en sesuatu yang emang kita kuasai. Contoh, saat Daud dipilih Tuhan untuk ngelawan Goliath, dia hanya diperlengkapi ama senjatanya sehari-hari, Ketapel! Tuhan ga ngasih Daud, senapan mesin, ato peluru emas, ato apalah. Tetapi Tuhan dah mempersiapkan Daud sejak dahulu kala dengan ketapel, so when he fought this giant, he knew well how to use the sling and killed the Giant. Coba kalo Daud dikasih senapan Mesin ama Tuhan, belum tentu dia bisa langusung gunain kan…? Intinya gini, mungkin kita ngerasa ga punya “senjata” untuk melakukan pekerjaan Tuhan, tetapi sebenernya “senjata” itu sudah ada dalam diri kita sejak dulu, yang kita perlukan adalah berdoa supaya kita bisa memahami, “senjata” apa yang kita miliki.
That’s why kita ga boleh ngerasa minder ama apa yang kita punya, kita mungkin ga gape nyanyi buat jadi singer, or ga bisa maen alat music buat jadi pemusik, ato pengetahuan theologika yang cukup buat berkhotbah, yah udah persembahkan apa yang loe bisa. Operator OHP misalnya, ato bantuin gereja nyiapin ruangan untuk ibadah, en sebagainya. Intinya adalah kemauan. Ada pepatah bilang “dimana ada kemauan pasti ada jalan”. Begitu juga ama pelayanan man, yang penting kita mau dulu. En yang juga perlu diperhatiin adalah kesetiaan kita dalam melayani. Ada firman Tuhan berkata setialah dalam perkara yang kecil, maka yang besar akan ditambahkan kepada kita.
So the next time anybody ask you to join the service in church, answer it with yes. En kalo ada orang yang ngeraguin loe mampu apa ga? Anggap aja angin lalu. Pelayanan kita ga bisa di ukur dari seberapa rohani kita, tetapi dari kemauan kita untuk memberikan yang terbaik buat Tuhan. Just give the best for Jesus, and anything else ain’t matter. Trus kalo kerohanian gw dipertanyakan gimana? kalo kita berkecimpung dalam dunia pelayanan, maka dengan sendirinya kita bakal bisa mencapai tingkat kerohanian yang diperlukan, asalkan kita berserah penuh kepada Tuhan, dan meminta kepadaNya agar kita dibentuk oleh Tuhan. so Don’t wait, Just Do it.
Remember this, Jesus gave His life, crucified and Sacrificed Himself to save our soul, and do it all in no return. Kita ga mungkin bisa ngebales kebaikan Tuhan dengan cara yang sama, so what we can do is, serve Him as we still have a chance. Last but not least, ini yang paling penting, selalu berdoa ama Tuhan, minta agar kita disiapkan untuk menjalankan tugas pelayanan kita, agar apa yang kita lakukan berkenan kepadaNya.
Kita perlu menjaga hati kita agar layak untuk melayani, but let God do the changes, not yourself. Coz if you try to change by yourself[maksudnya tanpa bimbingan Tuhan], the result is Hypocrisy and temporary. Selamat Melayani
Senin, Juli 13, 2009
L.O.V.E.

Understanding His TimePengkhotbah 3:11

RENCANA TUHAN BAGI KITA

Ada sebuah kisah tentang 3 buah Pohon. Ketiga pohon ini memiliki impian dan harapan masing-masing. Pada suatu saat mereka saling berbagi tentang mimpi dan harapan mereka.
Pohon pertama berkata “ Man, gw pengen banget jadi Peti Harta Karun, yang diisi emas, berlian, en semua barang-barang mahal lainnya, pasti nanti gw akan jadi pusat perhatian.”
Pohon Kedua ga mau kalah dia berkata “Man, gw pengen jadi kapal yang sangat besar, kapal yang mengangkut para raja, kapal dimana semua orang akan ngerasa tenang dan nyaman bersama gw.”
Pohon ketiga berkata : Kalo gw sih ga muluk-muluk bro, gw Cuma pengen jadi pohon yang tertinggi didunia. Biar semua orang berpikir betapa dekatnya gw dengan Tuhan dan surga.”
And so times goes on….stelah sekian lama berdoa, akhirnya suatu hari datang para penebang pohon yang menebang mereka.
Pohon Pertama dibawa ke tukang kayu. Maka senanglah hatinya, karena dia berpikir impiannya sedikit lagi menjadi nyata, ia akan jadi peti harta karun. But…doanya ternyata ga terkabul, dia cma dijadiin tempat makanan ternak, yang ditaruh di kandang en Cuma diisi jerami….
Pohon Kedua dibawa ke galangan kapal, dia juga mikir, “man, my dreams come true…..” but end up menjadi sebuah kapal nelayan biasa…
Pohon ketigapun demikian ia hanya dipotong menjadi kayu-kayu ukuran besar dan di taruh di gudang.
There goes their dream…..
Tahun berganti tahun, en mereka semua dah melupakan mimpinya. Until one day something unexpected happen to them.
Sepasang suami istri tiba dikandang tempat Pohon pertama berada dan menjadi tempat makan ternak. Mereka meletakkan seorang bayi di tempat makan ternak dari Pohon pertama. Lalu datanglah orang-orang datang menyembah bayi itu, en suddenly it realize that something worthy is on top of it. Harta terbesar sepanjang masa.
Years later, sekelompok Orang menaiki perahu nelayan kecil Pohon kedua. Ditengah danau tiba-tiba badai besar datang menghadang, cukup kuat untuk mebuat pohon kedua berpikir ia tak akan sanggup melindungi orang-orang diatasnya, tetapi tiba-tiba ada seorang lelaki berdiri dan berkata kepada badai :DIAM!!! TENANGLAH!!!” dan badai itupun berhenti, saat itulah Pohon kedua sadar bahwa ia mengangkut Raja dari Segala raja.
Finally, sesorang mengambil pohon ketiga, ia dipikul sepanjang jalan, sementara orang-orang mengejek laki-laki yang memikulnya. Laki-laki tersebut lalu dipakukan ke kayu ini dan mati di puncak bukit. Akhirnya pohon ketiga sadar, betapa dekatnya ia dengan TUHAN, karena Yesuslah yang disalibkan padanya.
Guys, when things didn’t happen the way we expected…God have a plan for you. Just believe in Him and He’ll give you more bless than you could expected.
Those three big tree got their dream, but not the way they wanted to be. But they reach their dream, even more.
God’s plan it’s not going to be ours. We will never know what His plan for us. All we know is His way higher than our way.
Well things probably far from we wanted to happen, but could be better. GBU all
PERSEMBAHAN KASIH

Gereja di era modern ini mengalami perkembangan. banyak gereja baru yang bermunculan terutama di kota besar. perkembangan ini memunculkan fenomena baru, yaitu Persembahan Kasih.
F.R.O.G.

1.Ada seorang anak kecil ketakutan melihat ibunya menderita sakit jantung, yang mulai susah bernafas. seluruh keluarganya tidak ada dirumah, Ayahnya sudah pergi dari rumah, meninggalkan mereka, kakak pertama sedang bersama sang ayah, sedang kakak kedua begitu bingung ga tau mau ngapain. en then our lil' buddy here send a prayer to God, asked Him to heal his mommy. after that mommy and this child is fall a sleep. The Next Morning, sang ibu membangunkan anaknya sambil bilang, "Nak, mama sudah sembuh"
Game Plan

"Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan." Yeremia 29:11.
Pada suatu hari, saya menonton sebuah pertandingan tinju antara Ricky Hatton melawan Manny Pacquiao. Pertandingannya berlangsung sangat singkat kalau mengingat siapa yang bertarung. Hanya 2 Ronde saja. Yang menarik justru komentar pelatih dari Hatton, Floyd Mayweather, Sr. Dia berkata "sometimes the boxer ruins the game plan" ato terjemahannya "kadang petinju itu sendiri yang merusak strategi bertanding". Floyd Mayweather, pasti menyiapkan suatu strategi bertanding yang baik dengan tujuan untuk menang, tetapi Hatton merusaknya dengan mengacuhkan strategi dari sang pelatih.
Tuhan kita juga memiliki rancangan yang Indah untuk kita, rancangan kemenangan. Dan rancangan kemenangannya bersifat Mutlak! karena Dia adalah Allah pemenang. Masalahnya sama kaya HAtton, kadang kita suka mengandalkan kekuatan kita sendiri yang berujung we ruins the game plan. Karena apa? karena kita kurang berserah diri kepadaNya. En kita kadang ga mau memahami rancangan Tuhan yang menurut kita tidak sesuai dengan gaya dan karakter kita atau bayangan kita. Hatton punya gaya bertarung, maju dan serang. Saya ga tau strategi aslinya Mayweather bagaimana, tetapi mungkin bukan maju dan serang. Karena strateginya tidak sesuai dengan gaya asli Hatton, maka dia memakai gayanya sendiri. See...kita juga kaya gitu. Rancangan Tuhan ga selalu seperti yang kita bayangkan. Bahkan kadang kita musti menunggu lama sampai rencana Tuhan terjadi. Tapi kita bisa pegang janji Tuhan di Yeremia 29:11 diatas.
Katanya rancangan Tuhan itu indah, kok kaya gini sih? Kalo suatu hal buruk terjadi sama kita, berdoa sama Tuhan, tanya kepada Dia, apakah ini adalah part dari rancanganNya ataukah kita yang "ruins His Game Plan" dan ini resultnya? Ga selalu hal yang buruk itu berujung buruk. Saya pernah dirawat di RS karena DBD selama seminggu. Ternyata hal itu adalah part dari rancangan Tuhan untuk menunda saya di PHK karena belum tiba saatNya. Atau saat saya mengalami PHK, ternyata ada rencana Tuhan agar saya bisa membantu orang yang saya sayangi yang tidak bisa dilakukan jika saya masih bekerja.
Gimana kalo ternyata kita yang "merusak" rancangan Tuhan? Ya, datanglah kepada Tuhan, dan kembalilah ke rancangan yang sudah Tuhan siapkan untuk diri kita. Karena rancangan Tuhan itu sifatnya Mutlak dan kekal. En jangan lupa untuk selalu berkomunikasi dengan Tuhan agar kita bisa memahami rancanganNya.
Yang perlu diingat, merusak rancangan Tuhan bukan berarti rancangan Tuhan bisa di rusak, tetapi tindakan kita yang membuat kita mengalami sesuatu diluar rancanganNya.
God Bless.
Sign of Faith

Disebuah desa terjadi kekeringan yang luar biasa. Tanah menjadi keras dan retak-retak. Menjelang masa panen, seorang pendeta disebuah gereja melihat bahwa mereka perlu berkumpul dan berdoa bersama-sama agar Tuhan menurunkan hujan, sehingga mereka bisa panen.
Pendetapun mengumpulkan orang-orang didesa, dan berkata 'Marilah kita semua berkumpul di tempat ini nanti sore, pada pukul 15.00 untuk bersama-sama berdoa agar kiranya Tuhan berkenan menurunkan hujan bagi kita".
Meresponi perkataan pendeta, maka pada jam yang sudah ditentukan berkumpullah masyarakat desa tersebut dihalaman gereja. Dan merekapun mulai berdoa kepada Tuhan. Selang beberapa lama, langit mulai mendung dan hujanpun mulai turun. Pendeta dan seluruh masyarakatpun bersuka cita dan bersyukur kepada Tuhan atas jawaban-Nya.
Seraya bersukacita bersama dengan masyarakat desa, pendeta memperhatikan bahwa, mereka datang ke gereja dengan membawa berbagai benda yang penting untuk mereka. Ada yang membawa salib, rosario, bahkan Alkitab untuk menemani mereka berdoa kepada Tuhan. Dari semua orang itu, pendeta tertegun melihat seorang anak kecil. Dia tidak membawa Alkitab,rosario ataupun salib. Tetapi ia membawa sesuatu yang merupakan bukti imannya. Dia membawa sebuah payung.
Seringkali kita berdoa namun tidak mengimani doa kita. Kita tidak menyiapkan diri untuk menerima jawaban doa kita. Anak kecil tadi percaya doanya akan dijawab Tuhan, sehingga meskipun saat itu kekeringan melanda desa mereka, ia tetap membawa payung.Karena ia percaya hari itu juga akan turun hujan.
GBU
(berdasarkan kisah di buku Chicken Soup for a Christian Soul)
Minggu, Juli 12, 2009
P.U.S.H [Pray Until Something Happen]
Pria itupun mulai berpikir, dan sebelum ia memutuskan untuk berhenti, ia berkata kepada Yesus,"Tuhan aku telah mengerjakan perintahmu sekian lama, aku dorong batu itu dengan sekuat tenaga, tetapi ia tidak mau bergerak sama sekali" Tuhan Yesus menjawab "Sahabatku, ketika aku meminta engkau untuk melakukan pekerjaan, kau menyanggupinya. Aku berkata kepadamu bahwa tugasmu hanya mendorongnya dengan sekuat tenagamu tetapi Aku tidak pernah memintamu untuk menggesernya. Dan kini kau datang padaku dengan tenaga terkuras, berpikir kau telah gagal. Lihatlah dirimu sekarang, lenganmu kuat dan berotot, punggungmu tegap dan tanganmu keras. Dan kini tenagamu lebih kuat dari sebelumnya. Tugasmu hanyalah mendorong dan itu sudah kau lakukan, kini tugasKulah menggesernya.
Kita kadang berpikir kita mengerti maksud Tuhan, karena kita menggunakan logika kita. Tetapi sebenernya Tuhan hanya menginginkan hal-hal sederhana. Tuhan hanya ingin kita menuruti perintahNya. Pada ilustrasi diatas, pria tadi tidak menyadari apa yang dianggapnya kegagalan sebenarnya justru suatu kemajuan. Pria itu jauh lebih kuat dari sebelumnya. Itulah Tuhan inginkan. Kadang dalam hidup kita, kita merasa melakukan hal yang sia-sia atau kadang kita merasa bosan dan lelah dengan kehidupan yang kita jalani. Pahamilah bahwa semua itu bertujuan untuk menguatkan kita.
Pria diatas berpikir yang dilakukannya sia-sia, tetapi buat Tuhan itu bukanlah hal yang sia-sia, karena Tuhan tidak pernah memintanya untuk menggeser batu tersebut, yang di mintaNya hanyalah mendorong batu tersebut. PUSH! Pray until something happens! jangan menyerah sama kehidupan kita, teruslah berdoa sampai sesuatu terjadi. Teruslah mendorong, sampai Tuhan menjawab doa kita.
GBU
Jumat, Juli 10, 2009
Whatta day
Kamis, Juli 09, 2009
Healing Prayer
fungsi tubuh di bagian kirinya tidak berfungsi dengan baik. Walaupun
demikian, nyokap gw masih bisa berjalan, berdiri, maupun melakukan
kegiatan lain dengan baik.
Suatu hari nyokap gw tiba-tiba sakit, yang mengakibatkan beliau ga bisa
menggerakan tubuhnya kecuali tangan kanannya. Dengan kata lain,
lumpuh. Gw tinggal cuma bedua ama nyokap, emang sih ada pembantu,
yang ngebantuin, tapi cuma pagi dan sore doang. Waktu kondisi keuangan
gw lagi ga baik, gw baru di PHK dari tempat gw kerja, so going to doctor is
not an option, karena dengan kondisi stroke, so pasti akan kena opname, means a lot of cost.
Ada beberapa hamba Tuhan yang bersimpati datang dan berdoa, bahkan
pake perjamuan kudus segala, kurang lebih 4 orang, but nothing
happened.
Anyway suatu hari gw harus ngurus youth gw en ketemu dengan pendeta
yang dijadwalkan untuk berkhotbah di Youth gw. Singkat kata setelah
berbincang tentang tema dan kondisi youth untuk di khotbahin, Pendeta
Andiyono (nama pendeta tersebut) bertanya ada yang mau di doain ga? gw
spontan jawab "ibu saya", lalu gw jelasin tentang penyakitnya dan Pa
Andiyono berkata kalo gitu hari sabtu bawa aja ke Youth biar saya doain
disana. Namun untuk bawa nyokap ke gereja bolak balik berarti musti
keluar duit paling ngga 80rb rupiah buat taksi. Jadi gw bilang hal itu sulit
dilakukan.
Dia terus ngasih gw saran, dia bilang begini "kamu bisa doain dia biar
sembuh, karena pada dasarnya Tuhan kasih karunia buat kita melakukan
hal tersebut, ga cuma kesembuhan tetapi hal lain juga. Ibaratnya keran,
maka karunia tersebut bisa dibuka jika kita mampu menghilangkan 4 hal,
yaitu ketidak percayaan, kekhawatiran, penyembahan berhala, dan
kepahitan." setelah itu dia ngajarin cara mengucapkan doanya.
Singkat cerita, gw pulang ke rumah, ngeliat nyokap gw masih terbaring
lemah. Gw beraniin diri buat berdoa, gw inget kata2 pa Andiyono, hilangin
4 hal itu maka karunia roh akan mengucur melalui gw. And so I pray,
dengan penuh kesungguhan, gw singkirin 4 hal tersebut. Begitu Amin,
nothing happened, masih lemah, ga tanda-tanda kesembuhan. Tapi gw
inget lagi 4 hal tadi. Gw bilang ama Nyokap, "Ma, aku dah berdoa, aku
yakin mama sembuh, mama istirahat ya" after that I go to sleep.
Keesokan paginya, around 6 A.M, pintu gw diketuk oleh nyokap gw, yang
bilang dia mau mandi! nyokap gw bisa bangkit dari tempat tidurnya tanpa bantuan, setelah 3 minggu terbaring lemah! she is healed!...haleluya I did it!... I did the impossible thing of
healing my mom!...sesuatu yang gw pikir hanya bisa dilakukan oleh
pendeta Top, tapi gw yang meski ketua Youth tapi jauh dari kata rohani,
bahkan temen gw pernah bilang gw ga punya kerohanian yang cukup buat
jadi ketua Youth, berhasil ngelakuin sesuatu yang 4 hamba Tuhan (kalo ga
salah 2 evangelis, dan 2 pendeta) lakukan!.
Dari situ gw belajar,
bukan siapa yang berdoa yang penting, tetapi kepada
siapa kita berdoa dan beriman!
Nyokap gw memang masih kena stroke ampe sekarang (Coz I didn't pray for it) meski demikian gw rasa it better that way, so I know i will found her when I got home, tanpa mesti khawatir nyokap gw ada dimana sekarang. Kedengerannya gw seneng ama situasi ini, sejujurnya gw pengen nyokap gw pulih 100% kaya sebelum kena stroke, but who know what He ups to, siapa yang tau rancangan Tuhan?
Sampai saat ini gw yakin, walaupun gw
yang doain nyokap sembuh, itu bukan karena gw punya kuasa
kesembuhan, tapi karena baik Nyokap dan gw pada saat berdoa beriman
100% bahwa Tuhan akan menyembuhkan, dan jadilah menurut iman kita!.
En yang paling penting, gw bisa bersaksi, Tuhan bisa pake siapa aja buat
jadi alatNya. Kalo gw yang di klaim kurang Rohani, bisa nyembuhin Nyokap
gw lewat Doa, apa lagi yang lebih rohani. Amin
Doomsday who? Who Cares?


Gw pengen nganalisa berdasarkan pengetahuan gw ttg alkitab yang dangkal, kalo gw ga salah di Wahyu ada tertulis Iblis akan diberi kuasa kurang lebih 42 bulan lamanya or more less 3,5 tahun. Kalo Ramalan Suku Maya adalah benar bahwa 21 Dec 2012 adalah Doomsday, maka 3,5 tahun sebelum itu jatuh pada tahun 2009 pertengahan, around June or July. Yang berarti Nyambung sama nubuatan para hamba Tuhan bahwa akan ada awan gelap di 2009. En sekali lagi berdasarkan pengetahuan gw yang dangkal, sebelum masa itu akan ada pengangkatan terhadap orang2 kudus. En then masa kesukaran en then Judgement day. Benarkah demikian? apakah analisa gw benar en Nubuatan itu akan menjadi kenyataan? I don't think so...
Why ? Kalo Anak aja ga tau kapan hari itu akan datang, siapakah kita manusia berani berbicara bahwa Doomsday adalah tahun 2012 ato 2009 ato 2010...back to the bible (thanx to Bpk. Marthenos CH. manikoe atas renungan tanggal 24 Februari 2009 di majalah Kingdom), Mat 24 :36 " Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri."
Gw rasa ayat itu udah jelas menyatakan bukan urusan kita manusia untuk mencari tahu kapan hari itu akan datang. Karena kita ga akan pernah tau. Tapi di kitab Wahyu kan ada tentang akhir Jaman?. Yup, tapi hanya sebatas pertanda, kapan akan terjadi ga ada yang tau bos!. Even Anak pun Tidak!. Tapi kan bukannya banyak pertanda yang ada di Wahyu sudah mulai terjadi?. Yup...it is happening, tapi sekali lagi bukan urusan kita untuk mencari tau kapan.
Gw sendiri lebih peduli sama sudah berapa banyak kebaikan yang gw perbuat untuk kemuliaan nama Tuhan. Daripada musingin kapan Kiamat. Itu pasti terjadi kok...dah di nubuatin...let it be aja...yang penting kita berjaga2 dan senantiasa setia pada pekerjaan Allah. Emang sih Keselamatan itu bukan karena kebaikan ato usaha kita tapi karena kasih karunia Allah, but alkitab bilang
24:45 "Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya?
24:46 Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
24:47 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.
so barang siapa setia he's saved...but itu sih opini gw aja...cuma terserah you guys to judge...
FACING THE GIANTS!

Ada sebuah adegan di Film Facing the Giant yang menceritakan tentang hal ini, yaitu saat sang pelatih meminta salah seorang pemainnya untuk jalan merangkak sejauh 50 Yard sambil menggendong temannya. Pertama-tama si Pemain berkata "coach, I can do it for 35 yard but 50?" trus sang pelatihpun berkata, 'Would you give me your best effort?" si Pemainpun menjawab "Yes, but I don't think I can". Selanjutnya sang pelatih menutup mata sang pemain tersebut dengan sehelai kain dan mulai menyuruhnya merangkak. As the result, dia merangkak jauh melewati 50 yard sambil menggendong temannya yang mempunyai berat badan 73 KG!
Kok Bisa? bukannya dia bilang dia cuma sanggup 35 yard? Sang Pelatih menutup mata pemainnya karena dia tahu, jika sang pemain bisa melihat seberapa jauh dia melangkah, maka dia akan merasa cukup saat dia mencapai garis 35 yard, but dengan kondisi tertutup, dia mampu merangkak melampaui ekspetasinya semula.
Giants atau Raksasa adalah rasa takut yang ada didalam diri kita. Rasa takut yang membuat kita merasa ga sanggup untuk melakukan pekerjaan yang Allah siapkan untuk kita. Why? Coz we put limit on ourselves!. Di Facing the Giants tadi, si pemain langsung memberi batas kemampuannya sendiri, yaitu only 35 yards, sementara tanpa dia sadari dia mampu jauh daripada itu.
Tuhan memberi kita kekuatan lebih daripada yang kita bayangkan. Tapi ketidaktahuan dan ketakutan kitalah yang membuat kita merasa tidak sanggup. Kita takut sebelum bertanding, sebelum mencoba.
Raja Daud dimasa mudanya harus menghadapi Goliath yang jauh lebih besar daripada dia. Dari kacamata kita sebagai manusia, kita pasti takut menghadapi hal semacam ini. Tapi Daud tidak, en the result is, he defeated Goliath hanya dengan ketapel.
Terus bagaimana kita mengatasi ketakutan kita?
1. Berdoa sebelum berusaha, tnada bahwa kita menyerahkan segala sesuatunya ke dalam tangan dan penyertaan Tuhan. Karena kita harus mengakui bahwa Tuhanlah yang membuat kita berhasil, bukan karena usaha dan kekuatan kita (Amsal 16:3)
2. Yakinkan diri kita sendiri kalau kita sanggup melakukan hal apapun, dengan mengandalkan kekuatan Tuhan, bukan kekuatan sendiri (Yeremia 17:5).
3.Bersyukurlah atas segala hasilnya. If you failed at least you tried, right? Kalau sukses berarti kita dah naklukin raksasa didalam kita.
4. Don't listen to anybody that try to make us feel down. karena cuma kita yang tahu seberapa kemampuan kita. Bukan orang lain.
di akhir film Facing the Giants, team Rugby tersebut berhasil mengalahkan team Rugby Giants yang notabene adalah juara nasional 3 tahun berturut-turut. Sang pelatih mengeluarkan statement yang merupakan kebenaran sejati.
"Tell me, what is Impossible when God is with us?"
so let's face the giants and conquer them, God Bless all.
My First Blog

Hi Guyz...this is my first blog, well this is more like something that I have in mind and I want to share it with you guys...
