seorang pria didatangi oleh Yesus dalam sebuah penglihatan. Yesus menyuruh dia untuk mendorong batu yang ada didepan rumahnya dengan segenap kekuatannya. Pemuda inipun melakukannya hari lepas hari, tetapi batu itu tidak mau bergerak sama sekali. Sampai suatu saat iapun merasa frustasi sampai Iblis mengacaukan pikirannya "Kau sudah berusaha mendorong batu itu, tetapi lihat apakah batu itu bergerak? Sudahlah sebaiknya engkau berhenti saja!".
Pria itupun mulai berpikir, dan sebelum ia memutuskan untuk berhenti, ia berkata kepada Yesus,"Tuhan aku telah mengerjakan perintahmu sekian lama, aku dorong batu itu dengan sekuat tenaga, tetapi ia tidak mau bergerak sama sekali" Tuhan Yesus menjawab "Sahabatku, ketika aku meminta engkau untuk melakukan pekerjaan, kau menyanggupinya. Aku berkata kepadamu bahwa tugasmu hanya mendorongnya dengan sekuat tenagamu tetapi Aku tidak pernah memintamu untuk menggesernya. Dan kini kau datang padaku dengan tenaga terkuras, berpikir kau telah gagal. Lihatlah dirimu sekarang, lenganmu kuat dan berotot, punggungmu tegap dan tanganmu keras. Dan kini tenagamu lebih kuat dari sebelumnya. Tugasmu hanyalah mendorong dan itu sudah kau lakukan, kini tugasKulah menggesernya.
Kita kadang berpikir kita mengerti maksud Tuhan, karena kita menggunakan logika kita. Tetapi sebenernya Tuhan hanya menginginkan hal-hal sederhana. Tuhan hanya ingin kita menuruti perintahNya. Pada ilustrasi diatas, pria tadi tidak menyadari apa yang dianggapnya kegagalan sebenarnya justru suatu kemajuan. Pria itu jauh lebih kuat dari sebelumnya. Itulah Tuhan inginkan. Kadang dalam hidup kita, kita merasa melakukan hal yang sia-sia atau kadang kita merasa bosan dan lelah dengan kehidupan yang kita jalani. Pahamilah bahwa semua itu bertujuan untuk menguatkan kita.
Pria diatas berpikir yang dilakukannya sia-sia, tetapi buat Tuhan itu bukanlah hal yang sia-sia, karena Tuhan tidak pernah memintanya untuk menggeser batu tersebut, yang di mintaNya hanyalah mendorong batu tersebut. PUSH! Pray until something happens! jangan menyerah sama kehidupan kita, teruslah berdoa sampai sesuatu terjadi. Teruslah mendorong, sampai Tuhan menjawab doa kita.
GBU
Minggu, Juli 12, 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar