Senin, Juli 13, 2009

Game Plan



"Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan." Yeremia 29:11.

Pada suatu hari, saya menonton sebuah pertandingan tinju antara Ricky Hatton melawan Manny Pacquiao. Pertandingannya berlangsung sangat singkat kalau mengingat siapa yang bertarung. Hanya 2 Ronde saja. Yang menarik justru komentar pelatih dari Hatton, Floyd Mayweather, Sr. Dia berkata "sometimes the boxer ruins the game plan" ato terjemahannya "kadang petinju itu sendiri yang merusak strategi bertanding". Floyd Mayweather, pasti menyiapkan suatu strategi bertanding yang baik dengan tujuan untuk menang, tetapi Hatton merusaknya dengan mengacuhkan strategi dari sang pelatih.

Tuhan kita juga memiliki rancangan yang Indah untuk kita, rancangan kemenangan. Dan rancangan kemenangannya bersifat Mutlak! karena Dia adalah Allah pemenang. Masalahnya sama kaya HAtton, kadang kita suka mengandalkan kekuatan kita sendiri yang berujung we ruins the game plan. Karena apa? karena kita kurang berserah diri kepadaNya. En kita kadang ga mau memahami rancangan Tuhan yang menurut kita tidak sesuai dengan gaya dan karakter kita atau bayangan kita. Hatton punya gaya bertarung, maju dan serang. Saya ga tau strategi aslinya Mayweather bagaimana, tetapi mungkin bukan maju dan serang. Karena strateginya tidak sesuai dengan gaya asli Hatton, maka dia memakai gayanya sendiri. See...kita juga kaya gitu. Rancangan Tuhan ga selalu seperti yang kita bayangkan. Bahkan kadang kita musti menunggu lama sampai rencana Tuhan terjadi. Tapi kita bisa pegang janji Tuhan di Yeremia 29:11 diatas.

Katanya rancangan Tuhan itu indah, kok kaya gini sih? Kalo suatu hal buruk terjadi sama kita, berdoa sama Tuhan, tanya kepada Dia, apakah ini adalah part dari rancanganNya ataukah kita yang "ruins His Game Plan" dan ini resultnya? Ga selalu hal yang buruk itu berujung buruk. Saya pernah dirawat di RS karena DBD selama seminggu. Ternyata hal itu adalah part dari rancangan Tuhan untuk menunda saya di PHK karena belum tiba saatNya. Atau saat saya mengalami PHK, ternyata ada rencana Tuhan agar saya bisa membantu orang yang saya sayangi yang tidak bisa dilakukan jika saya masih bekerja.

Gimana kalo ternyata kita yang "merusak" rancangan Tuhan? Ya, datanglah kepada Tuhan, dan kembalilah ke rancangan yang sudah Tuhan siapkan untuk diri kita. Karena rancangan Tuhan itu sifatnya Mutlak dan kekal. En jangan lupa untuk selalu berkomunikasi dengan Tuhan agar kita bisa memahami rancanganNya.

Yang perlu diingat, merusak rancangan Tuhan bukan berarti rancangan Tuhan bisa di rusak, tetapi tindakan kita yang membuat kita mengalami sesuatu diluar rancanganNya.

God Bless.

0 komentar:

Posting Komentar

 

One Way Living Blak Magik is Designed by productive dreams for smashing magazine Bloggerized by Ipiet © 2009