Senin, Juli 20, 2009

Imperfect


Ada sebuah kisah tentang 2 buah ember yang dimiliki oleh seorang tua
pembawa air. Setiap hari ia membawa air dari sungai ke istana dengan kedua ember tersebut. Salah satu ember itu ternyata retak, sehingga airnya sedikit demi sedikit tertumpah sepanjang jalan dari sungai menuju istana. Sehingga setiba di istana, isi dari ember tersebut tinggal setengahnya saja, sementara ember yang satu berbangga hati karena berhasil mengerjakan tugasnya dengan baik.

Hari lepas hari, tahun berganti tahun, ember retak merasa tak enak hati dengan si pak Tua, diapun berkata 'Pak tua, tinggalkanlah aku dirumah, carilah ember baru untuk bisa membawa air dari sungai ke istana, karena aku telah gagal menunaikan tugasku selama ini' Jawab pak Tua. "pernahkah kau melihat sisi sebelah kiriku? mereka penuh dengan bunga, karena selama ini tanpa sadar kau menyiraminya melalui sisimu yang retak. Aku tahu tentang kelemahanmu, oleh sebab itu aku menaruh benih di sepanjang jalan yang kau lewati, agar setiap hari kau bisa menyirami bunga tersebut. Alhasil melalui kelemahanmu, aku bisa mempersembahkan bunga-bunga cantik kepada tuanku.'

That's just a short story or mungkin hanya dongeng, tapi ada sesuatu yang bisa kita petik dari dongeng itu. Kita kadang ngerasa minder sendiri, ngerasa ga punya kemampuan apa-apa, ngerasa rendah diri dan sebagainya. Tapi kita punya Tuhan, yang tidak hanya tahu tentang kelemahan kita, tetapi juga mampu mengubah kelemahan kita itu untuk kemuliaan nama Tuhan. Inget ga salah satu kalimat rasul Paulus ,'melalui kelemahanku nama Tuhan dipermuliakan'?

Yup, kalau kita mau menyerahkan diri kita seutuhnya kepada Tuhan, Dia bisa ngerubah kelemahan kita menjadi sesuatu yang berharga, yang jauh lebih berguna dibanding yang kita pikirkan. Ember tadi terlalu terfokus pada kelemahannya, ia ga menyadari bahwa selama ini ia membantu pak Tua menyiram bunga, sehingga pak Tua bisa memberikan bunga untuk tuannya. Begitu pula kita, kita mungkin lemah, tapi jangan terfokus sama kelemahan kita, fokuslah kepada apa yang bisa kita berikan untuk kemuliaan nama Tuhan, dan biarkan Tuhan merubah kelemahan kita.

God Bless

0 komentar:

Posting Komentar

 

One Way Living Blak Magik is Designed by productive dreams for smashing magazine Bloggerized by Ipiet © 2009